
Beberapa tahun yang lalu, tepatnya sekitar bulan Juni 2015, teman saya Caca iseng mewawancarai saya untuk kemudian ia tulis di blog-nya. Ketika itu saya masih menjadi music director di 8EH, Caca pun sedikit banyak bertanya tentang musik kepada saya.
"Apa yang bikin musik menarik buat kamu?" adalah pertanyaan pertama yang diajukannya melalui pesan singkat. Ketika itu, saya masih bingung. Saya jadi ikut bertanya kepada diri sendiri.. Iya ya, kenapa saya bisa tertarik sama musik? Kenapa suka banget dengerin musik? Sampai akhirnya terpikir untuk menjawab dengan jawaban sederhana yang terlintas di benak saya waktu itu, "Karena musik selalu ada di saat gue membutuhkan teman dan hiburan." Setelah saya cermati lagi, jawaban saya ada benarnya, namun ada sesuatu yang baru saya sadari belakangan ini.
Selama ini, musik telah menjadi semacam terapi.