2.05.2017

Podcast



"Podcast biasanya merupakan rekaman asli audio atau video, tetapi bisa juga merupakan rekaman siaran televisi atau program radio, kuliah, pertunjukan, atau acara lain." - Sumber Terpercaya

Saya sendiri baru mengenal podcast lebih jauh pada tahun 2016 kemarin dan menemukan banyak hal menarik. Sangat telat sih mengigat podcast sudah ada sejak tahun 2005 hehe. Kali ini, saya ingin merekomendasikan beberapa podcast yang mungkin bisa menemani perjalanan kamu ke kantor/kampus, atau sekedar menjadi 'teman ngobrol' saat kamu sedang mengerjakan tugas. Bersiaplah karena post kali ini akan dipenuhi dengan embed-html.


1. Radiolab


Saya tahu podcast ini dari Tuna yang direkomendasikan oleh Tasssug (Tuna dan Tasssug adalah dua orang teman saya di kampus). Untuk kalian yang menyukai hal-hal berbau sains, pengalaman, dan kehidupan di sekitar kita, podcast ini bisa jadi salah satu pilihan. Satu hal yang paling saya suka dari Radiolab adalah cara mereka menyusun setiap podcast sedemikian rupa, dengan semua sound effect dan backsound yang sangat mendukung keberjalanan cerita.


2. Podcast Awal Minggu

Para penikmat stand up comedy mungkin sudah tidak asing lagi dengan podcast ini. Dibuat oleh seorang komika asal Jakarta, Adriano Qalbi, Podcast Awal Minggu membahas beragam topik, entah itu percintaan, politik, atau bahkan keuangan, selama satu jam. Rutin diunggah setiap hari Senin, podcast ini berhasil menarik ribuan pendengar. Terkadang, Adriano juga mengajak orang lain untuk ikutan ngobrol di dalam podcast-nya. Meskipun kualitas suaranya nggak terlalu bagus, dan saya suka kesal sendiri mendengar Adriano tertawa keras, Podcast Awal Minggu seru untuk diikuti karena bisa membuat kamu berpikir ulang mengenai hidup dan tentunya, tertawa mendengar ke-tai-an Adriano maupun bintang tamunya.


3. Salmon & Tuna

Hehehe kalau yang ini sih bukan rekomendasi, tapi jual diri. Seperti yang kalian tahu (atau mungkin belum, tergantung siapa kalian), saya punya teman, teman sepermainan, ke mana ada dia selalu ada aku~ Anjir jadi kampring gini padahal tadi di awal udah serius. Sori, sori, balik lagi ke podcast. Suatu hari, saya dan teman seperikanan saya sejak SMP berinisiatif untuk membuat podcast. Kenapa? Alasannya silakan dengar saja sendiri ya di podcast-nya hehehe kesel gak. Intinya mah ini iseng-iseng aja sih, karena kita berdua suka ngobrol dan mempertanyakan banyak hal. Jika anda tertarik mendengarkan silakan, jika tidak, silakan dengarkan podcast yang lain saja haha.


4. Mari Dengar Sudut Pandang

Nah kalau yang ini, dibuat oleh seorang adik kelas saya waktu SMA, dulu dia pernah jadi ketua MPK loh (terus kenapa..) (Ya hebat lah bisa jadi ketua MPK). Selidik punya selidik ternyata pria yang akrab disapa Pauji ini gemar menonton stand up comedy. Dari situ, dia pun menemukan Podcast Awal Minggu dan akhirnya tertarik untuk membuat podcast-nya sendiri. Sejauh ini sudah ada tiga episode yang selalu mendatangkan sudut pandang lain alias bintang tamu. Waktu libur semester kemarin, Pauji mengajak saya untuk ikutan ngobrol di podcast-nya hahaha (lagi-lagi jual diri). Episode ketiga ini bercerita tentang podcast *podcastception*, sedikit ke sok tahu-an saya tentang dunia siaran, serta promosi sosmed yang ternyata setelah saya dengar lagi, saya lakukan berulang kali. Maafin :-(


5. Whiteboard Journal

Okeeee kembali ke rekomendasi serius, ada Whiteboard Journal yang juga merupakan salah satu webzine #andalangue. Selain menyuguhkan beragam artikel yang menarik untuk dibaca, Whiteboard Journal punya kolom W_Music yang menghadirkan beragam mixtape pilihan. Satu yang saya suka adalah Soundclass ini, di mana seorang tokoh memilih beberapa buah lagu lalu menceritakan pengalaman yang tersimpan di balik lagu yang ia putar.


6. KEXP

Para peselancar aktif dunia maya pasti sudah tidak asing lagi dengan nama yang satu ini. Entah lewat Youtube recommendation atau teman, Live Session di KEXP sudah ditonton oleh jutaan orang. Loh, katanya rekomendasi podcast, kok ini malah kanal Youtube? Oke, oke, sabar dulu belum selesai nih penjelasannya. Jadi, Live Session yang sering orang-orang tonton di yutup merupakan rekaman dari siaran langsung KEXP Radio. Radio ini berasal dari Seattle dan bisa didengarkan lewat pemancar analog maupun online di https://www.kexp.org/. Bukan cuma diunggah ke youtube, rekaman siaran mereka juga diunggah dalam bentuk podcast ke website mereka. Sangat keren, bukan? Ingin sekali rasanya membuat radio seperti KEXP di Indonesia...

Selain enam podcast yang sudah saya sebutkan di atas, masih ada ratusan (atau bahkan ribuan, belum ngitung juga sih) podcast lain yang bisa menemani hari-hari kamu. Kalau suka cerita misteri-detektif-penuh-teka-teki, ada Serial yang bercerita tentang pembunuhan seorang remaja di tahun 1999. Ingin menambah pengetahuan tentang dunia desain? Ada Design Matters yang mengundang desainer-desainer keren untuk berbagai pengalaman. Pokoknya banyak deh. Saya sendiri pernah bertanya pada Google, "Top podcast to listen to?" dan hasilnya banyak sekali pilihan yang disuguhkan, saya juga belum sempat dengar semuanya satu-satu.

Sejak lumayan aktif di dunia radio kampus, saya jadi mencari tahu lebih banyak tentang dunia media dan informasi. Apalagi, di dunia digital seperti sekarang ini, informasi bisa dengan mudah kita dapatkan dari manasaja, dalam satu sentuhan jari. Podcast (dan/atau mungkin juga radio online) bisa jadi alternatif untuk kalian yang bosan dengan radio FM yang lebih banyak muterin lagu, lagunya juga itu-itu terus, atau kalian yang sudah mulai lelah melihat Youtube yang isinya kalau nggak vlog, unboxing, challenge, prank orang pake lirik lagu, dan hal-hal lain yang kurang berfaedah (meskipun banyak juga sih yang berfaedah). Yaaa internet memang punya semuanya, kita yang harus pintar-pintar memilih.


Oiya kalau ada yang punya rekomendasi podcast lain, terutama podcast lokal, silahkan saja langsung komen di bawah. Saya sendiri belum menemukan banyak podcast lokal nih, semoga nantinya akan semakin banyak ya orang-orang yang tertarik untuk membuat podcast, dengan topik yang lebih beragam juga tentunya. Oke deh, karena saya sudah mulai ngantuk, berarti sudah waktunya untuk pamit. Sampai jumpa di postingan selanjutnya!

No comments

Post a Comment

© Silly Me
Maira Gall